oleh

Sidak RSUDAM Bocor, Komisi V Minim Temuan

Utamanews.id – Agenda inspeksi mendadak yang di lakukan komisi V DPRD Lampung ke RSUDAM diduga bocor. Bagaimana tidak, sebelum rombongan wakil rakyat ini tiba di rumah sakit terbesar milik Pemerintah Provinsi Lampung ini kabarnya sudah tercium pihak Management RSUDAM hingga seluruh perawat yang ada.

Salah satu perawat yang identitasnya minta disembunyikan mengatakan, dirinya mengaku telah mendengar info kedatangan wakil rakyat ke RSUDAM. Untuk itu, seluruh ruangan mulai dari IGD hingga ruang perawatan sudah di bersihkan. ” Iya, saya dengar mau ada tamu dari DPRD Lampung, seluruh perawat juga sudah mengetahuinya “.

Diketahui, rombongan yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi Yanuar Irawan langsung menuju ke IGD, untuk kemudian meninjau ruang Delima, ruang Isolasi, Gedung Radiologi, dan Raflesia.

“Kita memastikan pelayanan RSUDAM benar – benar optimal melayani masyarakat, khususnya terhadap pasian yang memiliki BPJS kelas III,” kata Ketua Komisi III DPRD Lampung, Yanuar Irawan disela kegiatan.

Selain itu, politisi PDIP Lampung tersebut memastikam bahwa RSUDAM telah siap dalam menerima dan merawat pasien yang terindikasi virus corona. “Kita ingin tahu dan memastikan RSUDAM dalam melayani dan menerima pasien ketika ada yang terindikasi virus yang sedang familiar. Yaitu Corona,” kata dia.

Ditempat yang sama, Dirut Pelayan RSUDAM dr.Pad Dilangga mengaku kehadiran teman – teman anggota DPRD Lampung untuk memastikan pelayanan di RSUDAM secara keseluruhan, dan khususnya untuk pasien yang terindikasi virus corona. “Kita sudah siap, RSUDAM punya ruang isolasi yang khusus untuk menangani pasuen yang terindikasi virus corona tersebut,” kata Pad Dilangga.

Pihak RSUDAM belum menerima dan menangani pasien yang terindikasi virus Corona tersebut. Kalaupun ada, pihaknya sudah menyiapkan langkah – langkah penanganan yang sesuai standar nasional. Apabila di IGD, lanjut dia. Isolasinya hanya bersifat pemantaun. Artinya, ketika tidak ada hubungannya dengan Cina dan penderita, maka langsung dirawat dengan sistem penyembuhan biasa. Namun, sebaliknya. Ketika ada hubungannya dengan Cina dan penderita, maka langsung ke ruang isolasi khusus.(rd).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed