oleh

Bawaslu Catat Pelanggaran Prokes Tinggi

Utamanews.id – Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), Ratna Dewi Pettalolo mengatakan tak ada satu pun tahapan Pilkada 2020 yang terlewatkan tanpa adanya pelanggaran, baik pelanggaran protokol kesehatan maupun pelanggaran pemilu. Namun hingga hari terakhir kampanye pada hari ini, jumlah pelanggaran protokol kesehatan melampaui bentuk pelanggaran lainnya.

“Dalam catatan kami pelanggaran protokol kesehatan menduduki rangking paling tinggi yaitu 2.126 (pelanggaran),” kata Dewi dalam webinar, Sabtu, 5 Desember 2020.

Jenis pelanggaran terbanyak kedua ialah pelanggaran netralitas aparatur sipil negara (ASN) sebanyak 1.166 pelanggaran, baru disusul pelanggaran administrasi, pelanggaran tindak pidana pemilihan, dan pelanggaran kode etik. Menurut Dewi, data ini menjadi catatan penting bagi Bawaslu menjelang masa tenang menjelang pemungutan suara 9 Desember mendatang.

Dalam forum yang sama, Anggota Bawaslu M Afifuddin menyampaikan temuan bahwa jumlah kampanye metode tatap muka dan/atau pertemuan terbatas terus meningkat. Selama 10 hari ketujuh kampanye atau 25 November hingga 4 Desember, ada 32.446 kegiatan kampanye tatap muka dan/atau pertemuan terbatas di 270 daerah Pilkada 2020.”Jumlah tersebut melonjak hampir dua kali lipat dibandingkan pada sepuluh hari keenam kampanye atau 15 hingga 24 November 2020,” kata Afifuddin. Sebelumnya, jumlah kampanye tatap muka sebanyak 18.025.

Dari kampanye tatap muka di 10 hari ketujuh (25 November-4 Desember), Bawaslu menemukan setidaknya ada 458 kegiatan yang melanggar protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19. Atas pelanggaran tersebut, kata dia, Bawaslu menerbitkan surat peringatan dan/atau pembubaran kegiatan.

Menurut Afifuddin, ada sekitar 368 surat peringatan yang dikeluarkan atas pelanggaran tersebut. “Setidaknya ada 64 kegiatan kampanye dibubarkan pengawas pemilu,” ujar dia.

Jumlah pelanggaran, surat peringatan, dan pembubaran pada 10 hari ketujuh ini merupakan yang tertinggi dibanding sebelum-sebelumnya. Jika dihitung sejak awal masa kampanye, terhitung ada 124.086 kampanye tatap muka, 2.584 kegiatan melanggar protokol kesehatan, 1.986 surat peringatan dari Bawaslu, dan 239 kegiatan yang dibubarkan.(rd)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed