oleh

Yutuber Terancam Diskualifikasi, Telat Lapor Dana Kampanye

Utamanews.id- Para pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) terancam didiskualifikasi atau pembatalan sebagai Paslon, jika tidak tepat waktu sesuai ketentuan pada 6 Desember 2020 memberikan Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat.

Sementara di Bandarlampung, dikabarkan paslon nomor urut 2 M.Yusuf Kohar-Tulus Purnomo Wibowo juga dikabarkan telat melaporkan LPPDK ke KPU setempat.

Ketua Bawaslu Kota Bandarlampung, Candrawansyah mengatakan, berdasarkan tim pengawas yang ada di KPU Kota Bandarlampung, ada keterlambatan empat menit dalam proses pengunggahan ke website.

“Ini sistemnya seperti silon memang. Pernah juga terjadi, saat verifikasi parpol beberapa waktu lalu. Terlambat mengupload, padahal hard copy nya sudah diserahkan. Di persoalan ini ada keterlambatan empat menit saat proses pengunggahan,” ucapnya, Minggu (6/12).

Candra melanjutkan, pihaknya belum bisa mengambil kesimpulan. Dia mengaku akan mengecek ke KPU Kota Bandarlampung terkait hal ini. Sebab, jika pun nantinya terbukti murni telat berdasarkan ketentuan, maka bisa saja paslon dua didiskualifikasi dari pencalonan.

“Informasinya memang hardcopy-nya sudah diberikan sebelum batas. Tapi kan kita ingin lihat terlebih dahulu. Nanti kita lihat bagaimana pendapat temen-temen KPU. Sebab proses upload itu kan nggak lama lama sih. Cuma memang bergantung signal juga. Kita akan lihat administrasinya. Tapi meskipun ada, kan bisa saja itu dimanipulasi. Intinya kita akan cek dulu ke sana,” kata dia.(rd)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed