oleh

Polda Lampung Berhasil Gagalkan Peredaran 4 Kg Sabu dan 5 Ribu Butir Ekstasi

Utamanews.idTim Opsnal Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Lampung, berhasil menggagalkan peredaran empat kilo gram sabu sabu dan 5000 butir pil ekstasi, barang tersebut diduga akan diedarkan jaringan narkoba antar provinsi untuk stok malam tahun baru.

Petugas menangkap Novan Adhi Sanjaya (31) warga Jawa Tengah, saat menumpang bus dari Riau, dan istirahat di salah satu rumah makan, di Jalan Lintas Sumatera, tepatnya di Kecamatan Bukit Kemuning.

Direktur Resnarkoba Polda Lampung, Kombes Pol Adhi Purboyo melalui Kasubdit 2, AKBP Radius menjelaskan, diduga rencananya barang haram tersebut akan disebar di Provinsi Lampung pada malam puncak perayaan pergantian tahun baru 2021. Tersangka atas nama Novan Adhi Sanjaya (31) warga Jawa Tengah, tersangka sebagai kurir,” kata Radius, Jumat (18/12) sore.

Menurut Radius, pengungkapan kasus ini, bermula dari informasi yang didapat petugas Subdit 2 bahwa akan adanya pengiriman narkoba dalam partai besar dari Provinsi Riau. “Jadi kita dapat informasi itu pada Selasa 15 Desember 2020. Dan Rabu siang, kita lidik. Diketahui tersangka menjadi penumpang bus,” jelasnya.

Petugas kemudian standby di Jalan Lintas Sumatera Kecamatan Bukit Kemuning Kabupaten Lampung Utara untung menyanggong para tersangka. Setelah diketahui bus yang ditumpangi tersangka sesuai dari ciri-ciri yang di informasikan, lalu kemudian petugas membuntutinya. Saat bus yang ditumpangi tersangka singgah di salah satu rumah makan di Jalan Lintas Sumatera, di Kecamatan Bukit Kemuning langsung disergap.

“Setelah infonya akurat dan diketahui ciri-ciri tersangka, kami langsung mengaman tersangka dan memeriksa tas bawaannya. Dan ditemukan sabu dan ekstasi yang dibawa tersangka,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan awal, tersangka mengaku diperintahkan seseorang yang ada di Tegineneng untuk mengambil sabu dan ekstasi di Provinsi Riau, dengan imbalan jika barang tersebut sampai ke Lampung. Tersangka dijanjikan upah sebesar Rp30 juta.

“Indikasi kami sabu dan ekstasi jumlah besar itu rencananya untuk disebar di Provinsi Lampung, untuk malam pergantian tahun baru. Tapi kami masih dalami lagi. Kita masih kejar orang yang memerintahkan tersangka,” katanya. (rd).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed