oleh

Prosesi Pemakaman Bambang Suryadi Berlangsung Haru, Istri Menangis Histeris

Utamanews.idMengharukan nian. Pemakaman Bambang Suryadi (Basur) di Desa Nambahdadi, Lampung Tengah pukul 15.30 Senin (04/01) membuat pelayat menundukkan kepala dan bertangisan.

Jenazah almarhum Basur datang pukul 15.00 WIB dibawa mobil ambulan milik RS Fatmawati, dikawal iring-iringan kendaraan anggota Fraksi PDIP DPRD Lamteng dan kader PDIP Lampung Tengah.

Pihak keluarga telah menyiapkan liang lahat di atas tanah milik Sumarsono, Ketua DPRD Lampung Tengah. Lahan kubur digali oleh masyarakat sekitar, disaksikan. Sumarsono dan Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto.

Ada ratusan pelayat yang hadir di lokasi pemakaman. Selain anggota keluarga, tampak hadir sejumlah pejabat Pemkab Lamteng dan lurah se Kabupaten Lamteng.

Suasana haru sangat kental di sana. Semua pelayat tampak menangis, dan makin menjadi-jadi tatkala istri kedua almarhum, Dahlia, histeris menangis dan berusaha menerobos kawalan petugas pemakaman satgas Covid-19.

“Itu bukan bapak kan, bapak masih dirawat kan,” teriak Dahlia sambil meneros petugas pemakaman Covid-19.

Dahlia dan anaknya Putri seakan tak percaya suaminya telah pergi. Dia ingin melihat langsung jenazah suaminya untuk terakhir kali. Tapi tak bisa.

Basur dimakamkan mengikuti protokol kesehatan. Ratusan pelayat hanya diizinkan melihat dari jarak 50 meter.

Tak ada upacara khusus. Namun ritual penghormatan tertinggi atas pengabdian Basur digelar menjelang jasadnya dimasukkan ke liang kubur.

Hymne PDIP pun dinyanyikan. Ini sesuai amanah Basur yang ia sampaikan kepada istri pertamanya Mistifah beberapa waktu lalu. Mistifah adalah lurah Desa Sidodadi, Bandar Surabaya, Lamteng.

Taktala hymne dinyanyikan, seluruh pelayat berdiri tegap. Semua menangis hingga hymne terdengar terbata-bata.

Sebuah bendera besar PDIP dibentangkan tepat di atas makamnya, persis saat jasad almarhum dimasukkan di liat lahat. Bendera itu pun ikut dikubur bersamanya.

Basur meninggal dunia meninggalkan dua istri dan lima anak. Dua anak dari istri pertama dan tiga anak dari istri kedua.

Almarhum meninggal di RS Fatmawati pukul 03.40 WIB karena terinfeksi Covid-19. (rls/rd).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed