oleh

Sebut Ada Tokoh Perempuan Yang Jadi kuda Hitam Di Pilkada DKI, Komunikolog Politik : Bukan Risma

Utamanews.idPembahasan RUU Pilkada sedang berlangsung di DPR. Sejumlah partai politik memberikan pandangan beragam, disinyalir karena masuknya pilkada DKI Jakarta dalam daftar pilkada tahun 2022 jika RUU tersebut di sahkan.

Komunikolog Politik Tamil Selvan mengatakan bahwa Pilkada DKI Jakarta menjadi penting bagi seluruh partai politik sejak fenomena naiknya Jokowi dari Gubernur DKI Jakarta menjadi Presiden di tahun 2014.

“Kursi Gubernur DKI ini menjadi sexy sejak Jokowi jadi presiden. Ini yang membuat aroma Anies Baswedan itu harum capres. Saya kira pilkada 2022 akan digelar, sebab hampir semua partai politik punya kepentingan dalam kontestasi tersebut, termasuk untuk menjegal Anies maju di pilpres 2024,” ujar Ketua Forum Politik Indonesia ini, Jumat (29/1).

Pengamat yang akrab disapa Kang Tamil ini memprediksi bahwa ada sosok tokoh perempuan yang akan dimunculkan untuk menandingi citra politik Anies Baswedan, dan menurutnya, jika tokoh perempuan ini maju maka peluangnya untuk menang sangat besar.

“Prediksi saya Nasdem akan menurunkan Susi Pudjiastuti di pilkada DKI. Kalau Syahroni, saya kira hanya pola mengelabui pandangan politik lawan saja. Jika Susi muncul di DKI, maka tidak akan ada lawan,” ujarnya.

Kang Tamil mengatakan bahwa track record mantan Menteri KKP tersebut cukup baik, dan sebagai aktor politik, Susi dianggap lihai menarik simpati publik.

“Jika dulu kita katakan Jokowi adalah media darling, maka aura media darling itu ada pada diri Susi. Apalagi polemik tentang benur yang berakhir pada tertangkapnya Edhy Prabowo, membawa peningkatan citra tersendiri bagi Susi,” jelasnya.

Pengamat ini pun meyakini bahwa Susi akan menjadi pilihan capres atau cawapres di 2024, untuk itu, menurut pengamat ini, Susi perlu dilegitimasi kembali kemampuan politiknya di pilkada DKI Jakarta.

“Susi ini sebenarnya disimpan Nasdem untuk kuda hitam di pilpres, tapi pilkada 2022 ini perlu untuk melegitimasi kembali kemampuan politiknya dan daya elektoralnya. Kalau 2022 Susi menang di DKI, 2024 tidak akan terbendung,” tutupnya. (***)

Komunikolog Politik Tamil Selvan mengatakan bahwa Pilkada DKI Jakarta menjadi penting bagi seluruh partai politik sejak fenomena naiknya Jokowi dari Gubernur DKI Jakarta menjadi Presiden di tahun 2014.

“Kursi Gubernur DKI ini menjadi sexy sejak Jokowi jadi presiden. Ini yang membuat aroma Anies Baswedan itu harum capres. Saya kira pilkada 2022 akan digelar, sebab hampir semua partai politik punya kepentingan dalam kontestasi tersebut, termasuk untuk menjegal Anies maju di pilpres 2024,” ujar Ketua Forum Politik Indonesia ini, Jumat (29/1).

Pengamat yang akrab disapa Kang Tamil ini memprediksi bahwa ada sosok tokoh perempuan yang akan dimunculkan untuk menandingi citra politik Anies Baswedan, dan menurutnya, jika tokoh perempuan ini maju maka peluangnya untuk menang sangat besar.

“Prediksi saya Nasdem akan menurunkan Susi Pudjiastuti di pilkada DKI. Kalau Syahroni, saya kira hanya pola mengelabui pandangan politik lawan saja. Jika Susi muncul di DKI, maka tidak akan ada lawan,” ujarnya.

Kang Tamil mengatakan bahwa track record mantan Menteri KKP tersebut cukup baik, dan sebagai aktor politik, Susi dianggap lihai menarik simpati publik.

“Jika dulu kita katakan Jokowi adalah media darling, maka aura media darling itu ada pada diri Susi. Apalagi polemik tentang benur yang berakhir pada tertangkapnya Edhy Prabowo, membawa peningkatan citra tersendiri bagi Susi,” jelasnya.

Pengamat ini pun meyakini bahwa Susi akan menjadi pilihan capres atau cawapres di 2024, untuk itu, menurut pengamat ini, Susi perlu dilegitimasi kembali kemampuan politiknya di pilkada DKI Jakarta.

“Susi ini sebenarnya disimpan Nasdem untuk kuda hitam di pilpres, tapi pilkada 2022 ini perlu untuk melegitimasi kembali kemampuan politiknya dan daya elektoralnya. Kalau 2022 Susi menang di DKI, 2024 tidak akan terbendung,” tutupnya. (rd).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed