oleh

PKS dan Gerindra Sepakat Bentuk Pansus Harga Singkong

Utamanews.id – Anjloknya harga jual singkong di tingkat petani hingga adanya dugaan oligopoli yang dilakukan enam perusahaan di Lampung menyita banyak perhatian.

Sebelumnya Anggota DPRD I Made Suarjaya mendapat aduan dari kelompok petani singkong asal Desa Sidodadi, Kec. Bandarsurabaya, Kab. Lampung Tengah. Mereka putus asa karena hasil pertaniannya tidak cukup untuk modal menanam kembali.

Ia mendorong agar pembentukan Pansus dapat secapatnya di lakukan, gayung pun bersambut. Beberapa fraksi di DPRD Lampung juga ikut menyoroti oligopoli atau permainan harga yang di lakukan oleh enam perusahaan pengelola singkong di Lampung.

Ade Utami Ibnu, ketua fraksi PKS mengatakan, fraksinya siap mendorong terbentuknya Pansus harga singkong oleh DPRD Lampung. Melalui pesan WhatsApp sekertaris DPW PKS ini siap untuk mendukung. “fraksi PKS mendukung terbentuknya pansus harga singkong agar petani singkong atau ubi kayu di Lampung tidak semakin sengsara”ujarnya.

Sebelumnya, kasus dugaan oligopoli yang dilakukan oleh enam perusahaan besar di Lampung ini sudah di laporkan ke KPPU Kanwil II Sumatera.

Untuk itu, keterangan dari KPPU Kanwil II Sumatera sangat di perlukan untuk mengungkap persoalan anjloknya harga jual singkong yang di derita oleh para petani.(rd)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed