oleh

Denny Siregar Singgung Prabowo Tentang Denwalsus, Kang Tamil : Kalau Mulutnya Ngak Nyampah, Dia Ngak Makan

Utamanews.id – Komunikolog Politik Nasional Tamil Selvan menyoroti tanggapan Deni Siregar yang marak diberitakan media tentang Detasemen Pengawal Khusus (Denwalsus) bentukan Prabowo.

Ketua Forum Politik Indonesia ini menilai bahwa narasi-narasi yang disampaikan Denny Siregar lewat media sosialnya kerap mengarah pada mempertebal perpecahan politik di Bangsa Ini, dan menurutnya hal tersebut sangat berbahaya.

“Ini bahaya. Ada oknum yang memposisikan diri seolah sebagai influencer pendukung Pak Jokowi, namun narasi yang dikembangkan selalu mempertebal perpecahan politik. Saya kira pencatutan nama Pak Jokowi ini harus segera ditindak,” ungkap pengamat yang akrab disapa Kang Tamil ini kepada awak media, Senin (12/4).

Kang Tamil mengatakan bahwa cuitan Denny Siregar berpotensi membuat stigma seolah ada persaingan terselubung antara Pak Prabowo dan Pak Jokowi, sehingga dapat membuat pendukung kedua tokoh tersebut terus berdebat dan bertikai di akar rumput.

“Denwalsus itu adalah jajar kehormatan dalam menyambut tamu negara, yah harus keren, karena itu etalase prajurit pertahanan negara. Yah, saya pahamlah tujuan dia (Denny Siregar), maka saya bilang, kalau mulutnya ngak nyampah dia ngak makan,” tandasnya.

Pengamat ini menambahkan bahwa banyak oknum-oknum yang menyatakan diri sebagai influencer pendukung pemerintah, justru mengiring narasi yang meresahkan di masyarakat melalui media sosial.

“Saya kira Pak Jokowi harus hati-hati terhadap belenggu influencer ini. Ini akan menjadi ‘aib’ dalam sejarah kepemimpinan seorang Jokowi, ketika nama Presiden di jadikan back up bagi mereka, untuk kebal terhadap hukum atas segala narasi yang meresahkan di media sosial.” ungkapnya.

Sebelumnya, ajudan Prabowo, Rizky irmansyah membagikan video yang merekam Denwalsus bentukan Prabowo melalui akun Instagram-nya. Lalu, pegiat media sosial Denny Siregar memberi tanggapan dan membagikan tautannya di Twitter pada Sabtu (10/4/2021).

“Pak Prab lagi maen pleciden-plecidenan…” cuitnya.(***)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed