oleh

Sekda Mangkir Bahkan Tak Ada Konfirmasi Saat Rapat Pansus LKPJ TA 2020

Utamanews.id – Sidang rapat dengar pendapat (RDP) Panitia Khusus (Pansus) LKPJ (Laporan Keterangan Pertanggungjawaban) APBD 2020 hari ini, Senin (26/4/2021) siang, akhirnya ditunda.

Sebab, rapat Pansus LKPJ yang dihadiri puluhan OPD dan Kepala Biro ternyata tidak dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda), Asisten dan Bapedda.

Sekretaris Pansus LKPJ 2020 Mirzalie menyatakan, mangkirnya Sekda, Asisten, dan Bappeda pada RDP Pansus LKPJ 2020 ini sangat disayangkan.

“Mereka adalah TAPD (Tim Anggaran Pendapatan Daerah), sehingga bertanggungjawab untuk menjelaskan secara detail atas LKPJ 2020 ini. Kalau Ketua TAPD tidak hadir, lantas siapa yang mau bertanggungjawab menjelaskannya,” ungkap legislator Partai Gerindra ini.

Selain itu, dia mencontohkan soal salah satu poin krusial yang mesti dijelaskan oleh TAPD yakni soal adanya postur anggaran pendapatan sejumlah Rp 7,2 Triliun tapi hanya realisasi Rp 82 Miliar.

“Misalnya APBD Lampung ini jumlah posturnya Rp 7,2 T, tapi realisasi dibuku besar tertulis Rp 82 Miliar. Hal-hal seperti ini kita perlu minta penjelasan kepada TAPD, apakah ada kesalahan teknis penulisan atau seperti apa,” terangnya.

Senada dengan Sekertaris Pansus, Ketua Pansus LKPJ Abdullah Surajaya menyatakan bahwa mangkirnya Sekda membuat sidang LKPJ ditunda.

“RDP Pansus LKPJ 2020 akhirnya ditunda besok, Selasa (27/4) 13.00 Wib setelah menerima masukan dari sejumlah anggota Pansus yang sepakat bahwa rapat ini kita tunda sampai besok,” pungkasnya.

Apriliati selaku wakil ketua pansus mengatakan pada rapat selanjutnya akan memberikan penilaian sesuai kondisi riil bilamana rapat berikutnya msh banyak yang tidak hadir SKPD terkait.

“Apabila pada rapat tgl 27 april besok SKPD terkait masih tidak hadir, kami akan memberikan penilaian sesuai kondisi riil hari ini,”. (rls/rd).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed