oleh

Program PMD Peradah Bali Bangun Mindset Pemuda Desa

DENPASAR, Utamanews.id – Dalam rangka membangun mindset dan wawasan pemuda desa dalam berbagai bidang, DPP Peradah Indonesia Bali kembali menggelar program Peradah Masuk Desa (PMD). Kegiatan kali ini menyasar Desa Ubung Kaja, Denpasar. Kegiatan yang menggandeng Karang Taruna Buana Santi dan pemerintah Desa Ubung Kaja Kota Denpasar ini berlangsung Sabtu- minggu ( 22-23 Mei 2021) dengan mengusung tema
Dharma Sevanam: penguatan sumber daya manusi berbasis desa melalui ekonomi dan lingkungan”.

“Keadaan Bali saat ini tidak dalam kondisi baik-baik saja. Apalagi ketika kita berbicara masalah ekonomi. Saat ini perekenomian Bali seolah mati karena covid-19, ditambah lagi pergerakan aktif para pedagang yang dikelola secara sistematis mendapat pembiayaan dari bank-bank tertentu, “kata Sekretaris DPP Peradah Indonesia Bali I Putu Eka Mahardika disela membuka program PMD Sabtu ( 22/5/2021).

Menurutnya diperlukan kesadaran bagi generasi muda untuk bangkit dan mampu melihat peluang-peluang usaha yang ada saat ini. Akses internet dan teknologi tambah dia, sebenarnya memudahkan generasi muda di desa-desa untuk mulai berwirausaha. Ditambah lagi beragam program yang ditawarkan oleh Pemerintah Daerah dalam pengembangan ekonomi kreatifkreatif berbasis desa.

” Kuncinya ada pada mindset dan kemauan pemuda desa melihat peluang dan harus kreatif, “tambahnya. Hal tersebut diakui pula Ketua Karang Taruna Buana Santi Ubung Kaja I Gede Wikan Pradnya Dana menurutnya permasalahan ekonomi dan lingkungan menjadi permasalahan yang cukup serius menjadi perhatian pemerintah khususnya Pemerintah Desa Ubung Kaja. Peran pemuda sangat diperlukan dalam mendukung program pemerintah desa terkait ekonomi maupun lingkungan dalam hal ini pengolahan sampah. “Kolaborasi antara Pemerintah Desa dan Pemuda menjadi salah-satu kunci keberhasilan utama dalam menanggapi masalah ekonomi dan lingkungan, “ucapnya.

Program Peradah Masuk Desa tahun 2021 di Desa Ubung Kaja menghadirkan dua narasumber yakni I Wayan Hendaryana, S.IP., M.AP selaku Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, dan I Wayan Suartika, S.Ag.,M.Ag selaku aktivis lingkungan yang aktif terhadap penanganan dan pemgolhan sampah di daerah besakih, karangasem.

Hendaryana fokus mengajak generasi muda untuk kreatif memanfaatkan ide-ide yang dapat dikembangkan melalui penggunaan berbagai macam kemajuan teknologi sehingga dapat meningkatkan perkembangan ekonomi khususnya di Desa Ubung Kaja. Sedangkan Suartika memfokusam pada masalah lingkungan dan
Mengajak para generasi muda untuk merubah pola pikir dan peduli terhadap lingkungan terutama masalah sampah yang hingga saat ini masih belum menemukan solusi jangka panjang. “Mengubah sampah menjadi sesuatu bernilai dan ekonomis butuh kreativitas dan kesadaran, ” ucapnya.

Ketua Panitia PMD 2021 Putu Dana Yasa menyampaikan bahwa kegiatan Peradah Masuk Desa kali ini adalah upaya untuk membuka wawasan dan kepekaan generasi muda melihat berbagai masalah yang tanpa disadari terus berada dalam kehidupan sekitar. Menurutnya, generasi muda harus manjadi garda terdepan untuk dapat meningkatkan ekonomi saat ini, karena generasi mudalah yang saat ini menguasasi teknologi sehingga lebih mudah untuk melihat peluang. Selain itu, kata dia generasi muda harus berperan aktif dalam upaya menjaga lingkungan, terutama permasalahan sampah.

Sedangkan secara terpisah, Ketua DPP Peradah Indonesia Bali I Komang Agus Widiantara menjelaskan PMD merupakan bagian dari program Peradah Bali periode pengurusan 2018-2021 yang menyasar Pemuda Hindu di desa-desa. “Target kita tidak muluk-muluk. Kita ingin membangun mindset untuk pemuda pemudi di desa agar lebih terbuka, produktif dan inklusif dalam merespon berbagai peluang dan tantangan, ” pungkasnya. (rls/rd).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed