oleh

Diduga Terlibat Peredaran Sabu, Satres Narkoba Polres Metro Tangkap Oknum ASN Dinas PUPR Lampung Tengah

METRO, Utamanews.id – Tim Cobra Satres Narkoba Polres Kota Metro, menangkap oknum ASN Dinas PUPR Kabupaten Lampung Tengah diduga karena terlibat peredaran Narkoba. Petugas mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk alat hisab (bong,red) dan satu paket kecil sabu sekitar 0,18 gram, Kamis ( 27/05/2021) malam.

Oknum ASN tersebut adalah berinisial AA(48) selaku Kabid Dinas PUPR Kabupaten Lampung Tengah adalah warga Jalan Bambu Kuning No. 46, Kelurahan Hadimulyo Barat, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro. Ia ditangkap dengan barangbukti sabu dengan berat kurang lebih 0,18 gram, tiga buah plastik klip kosong ukuran sedang, tiga buah plastik klip kosong ukuran kecil, dua buah alat hisap sabu (bong,red), tiga buah kaca/pirek., dua buah korek api, satu Handphone android merk oppo F5, satu buah Handphone merk MITO.

Disampaikan oleh, Kapolres Metro Metro AKBP Retno Prihawati,S.IK melalui Kasat Narkoba IPTU Suheri, bahwa oknum ASN berinisial AA (48) telah berhasil diamankan di rumahnya.

“ Pada hari Kamis 27 Mei 2021 sekira pukul 22.00 WIB, anggota Satres Narkoba Polres Metro telah berhasil mengamankan 1 orang laki-laki yang berinisial AA, karena terlibat kasus narkoba,” kata Suheri kepada wartawan Jum’at, ( 28/05/ 2021).

Selanjutnya, Kasat menjelaskan, bahwa dari tangan tersangka petugas berhasil menemukan sejumlah barang bukti sabu berikut dengan alat hisapnya.

“AA tertangkap tangan menyimpan dan memiliki barang berupa 1 paket sabu seberat 0,18 gram, 3 buah plastik klip kosong ukuran sedang, 3 buah plastik klip kosong ukuran kecil,  2 buah alat hisap sabu atau bong,  3 buah kaca pirek, dan 2 buah korek api,” jelasnya.

Menurutnya, tersangka AA merupakan ASN aktif yang bekerja dilingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah. Bahkan hasil pemeriksaan AA sebelumnya pernah ditangkap atas kasus serupa pada Januari 2020 lalu. Diduga setelah bebas, AA diketahui kembali berkantor dan menduduki jabatan strategis di salah satu Dinas yang terdapat di Kabupaten Lampung Tengah.

“ Yang bersangkutan itu memang merupakan pengkonsumsi aktif. Kemudian dia juga merupakan residivis yang pernah tertangkap di Polres Metro pada bulan Januari tahun 2020. Dia ini merupakan oknum ASN aktif yang menjabat di lingkungan Pemkab Lampung Tengah,” katanya.

Kasat menyatakan,pada saat proses penangkapan dirumahnya AA sempat melakukan perlawanan. Namun berhasil diamankan, dan kini petugas masih melakukan pengembangan.

“ Saat diamankan sempat ada perlawanan namun dapat diatasi oleh petugas. Barang buktinya itu ditemukan di dalam rumahnya. Dari mana asal narkoba masih kita dalami. Jaringannya siapa saja, juga masih kita dalami,” ujarnya.

Oknum ASN tersebut terancam pasal 112 Ayat (1) Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan hukuman paling lama 12 tahun penjara. (rls/rd).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed