Satgas Moderasi Beragama DPP Peradah Indonesia Lampung Mengunjungi Tempat Ibadah Umat Budha Vihara Giri Bhakti Pesawaran

Pesawaran, Utamanews.id – Dewan Pimpinan Provinsi Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia Lampung melaksanakan Kunjungan ke Rumah Ibadah Umat Budha di Kabupaten Pesawaran, Kamis (26/05).

Dalam Kunjungan ini Biksu Badra Jagara Tera Kepala Vihara Bhakti menyampaikan selamat datang di Vihara kami, ini adalah tempat beragama kami. Saya disini sebagai penasehat, jadi apapun kegiatannya saya selalu mendampingi dan memberi awalan. Kegiatan seperti ini bagus karena kita bisa mengenal dan memahami bagaimana filosofi Budha bagaimana filosofi Hindu.


Lanjut Beliau, Setelah kita memahami maka kita tidak akan membicarakan hak orang lain, maka dari itu sangat penting kita pahami semua yang ada. Kemudian kenapa dari zaman kerajaan Hindu Budha selalu berdampingan karena asal mula datang kedunia sama-sama, maka dari itu kita selalu bertetangga walaupun beda pandangan tetapi kita bisa berkendaraan dengan sejajar.

I Made Suteja S. Pd Ketua DPP Peradah Lampung menyampaikan bahwa Peradah Lampung memiliki program kerja bidang Moderasi Beragama yang di Fokuskan Kepada Satgas Moderasi Beragama untuk mengunjungi 5 tempat Ibadah yang ada di Provinsi Lampung.

“Kegiatan-kegiatan ini adalah bentuk komitmen kami di Pemuda Hindu untuk mensosialisasikan Moderasi Beragama untuk menjaga Kerukunan umat Beragama sesuai dengan arahan Pemerintah Pusat maupun Kementerian Agama RI. Kita memahami jika agama Hindu dan Budha selalu manjalani kultur yang baik.” Lanjut I Made Suteja

Sedangkan Gusti Ngurah Panji selaku Pemateri yang merupakan Penyuluh Ditjen Bimas Hindu Kementerian Agama RI menyampaikan, kenapa moderasi beragama penting untuk terus disosialisasikan karena tahun ini adalah tahun toleransi. Berbicara moderasi beragama kita Hindu dan Budha sudah bermoderasi sejak zaman jauh sebelumnya, kita semua bersaudara. Kenapa moderasi beragama ini sangat penting? Jadi bagaimana perkembangan saat ini yaitu kondisi-kondisi di Indonesia yang membuat munculnya moderasi beragama, bukan agama nya yang dimoderasi tapi orang-orangnya karena konflik-konflik budaya yang terjadi karena kita tidak memahami moderasi beragama.

“Kita sebagai generasi muda harus paham bagaimana moderasi beragama, ketika orang lain bertanya kita bisa menyampaikan.” Tutup Gusti Panji (Rd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *