Bandar Lampung – Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia dipadukan dengan ajakan hidup sehat dalam kegiatan Gebyar Senam Indonesia Cinta Tanah Air (SICITA) yang digelar anggota DPRD Kota Bandar Lampung, Sri Ningsih Djamsari.
Kegiatan yang berlangsung di kediaman Sri Ningsih di Kecamatan Sukarame, Bandar Lampung, itu diikuti sekitar 200 warga. Mayoritas peserta merupakan ibu-ibu yang datang dari Sukarame dan sejumlah wilayah di sekitarnya, termasuk Sukabumi dan Tanjung Senang.
Dengan iringan musik dan gerakan senam yang energik, suasana kegiatan berlangsung meriah. Namun, bagi Sri Ningsih, SICITA bukan sekadar kegiatan olahraga untuk menjaga kebugaran tubuh.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang untuk mempererat komunikasi dan silaturahmi dengan masyarakat yang selama ini ditemuinya dalam berbagai kegiatan di tingkat lingkungan.
“Event kali ini khusus memperingati HUT RI ke-81. Memang sudah saya rencanakan untuk senam bersama ibu-ibu yang biasa saya kunjungi di setiap RT,” ujar Sri Ningsih.
Menurutnya, SICITA merupakan program olahraga kebugaran yang dikembangkan PDI Perjuangan. Konsepnya memadukan aktivitas senam dengan musik dan lagu daerah dari berbagai wilayah Indonesia.
Tidak hanya bertujuan membuat tubuh lebih bugar, sejumlah gerakan dalam SICITA juga mengandung pesan kebangsaan. Gerakan membentangkan lima jari, misalnya, menjadi simbol nilai-nilai Pancasila. Sementara gerakan lainnya merepresentasikan semangat gotong royong, persatuan, penghormatan dan rasa syukur.
Sri Ningsih mengatakan konsep tersebut menjadi salah satu pembeda SICITA dengan kegiatan senam pada umumnya.
“Kami ingin masyarakat tahu bahwa PDI Perjuangan memiliki program senam yang bertujuan mendorong pola hidup sehat, sekaligus merawat kebudayaan nasional lewat musik daerah yang diaransemen di dalamnya,” katanya.
Sebagai anggota Komisi IV DPRD Bandar Lampung yang membidangi kesehatan dan kesejahteraan rakyat, Sri Ningsih juga mengingatkan pentingnya menjaga kebugaran, terutama bagi masyarakat yang memasuki usia 45 tahun ke atas.
Ia menilai olahraga tidak harus selalu dilakukan dengan aktivitas berat. Masyarakat dapat memulainya dengan kegiatan sederhana yang dilakukan secara rutin, seperti berjalan kaki.
“Pesan saya, jaga kesehatan dan pola hidup sehat. Olahraga itu harus rutin, minimal 30 menit sehari kita bergerak. Apalagi bagi yang sudah berusia 45 tahun ke atas, badan harus tetap aktif bergerak, tidak harus senam berat, jalan kaki pun jadi,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, Sri Ningsih berharap semangat memperingati HUT ke-81 RI tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga dengan membangun kebiasaan hidup sehat sekaligus memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat.
Bagi para peserta, SICITA pun menjadi momentum untuk berolahraga, bersosialisasi, sekaligus menikmati suasana perayaan kemerdekaan bersama warga lainnya.





