Lampung, utamanews.id – Anggota DPR/MPR RI drh. I Ketut Suwendra, M.M. Mengatakan Empat Pilar Kebangsaan, yakni Pancasila, NKRI, UUD 1945 dan Bhineka Tunggal Ika menjadi pondasi utama yang wajib dipelajari agar memahami jati diri bangsa negaranya.
“Sosialisasi 4 pilar wajib dipelajari, agar memahami jati diri bangsa negaranya, maka mereka akan mencintai dasar negaranya. Ibaratnya “Tak kenal maka tak sayang,” kata Ketut suwendra saat memberi pemaparan Sosialisasi 4 pilar di Kampung Restu Rahayu, Raman Utara, Lampung Timur, Selasa (16/12/2025).
Dijelaskan Suwendra, pertama Pancasila merupakan dasar ideologi Negara Indonesia. Kedua Bhineka Tunggal Ika yang merupakan semboyan bangsa Indonesia. Dikatakannya, masyarakat di Negara Indonesia berbeda-beda, namun tetap satu.
“Pengertiannya maupun berbeda-beda, tapi tetap satu. Bangsa Indonesia terdiri dari beragam suku, budaya, bahasa, namun dilebur menjadi satu. Untuk itu, kita sebagai masyarakat bangsa Indonesia harus kuat terhadap serangan dan paham-paham radikalisme,” ujar Anggota DPR-RI dapil Lampung II tetsebut.
Ia menambabkan, empat pilar MPR RI merupakan suatu pondasi utama yang tak bisa dipisahkan dari bangsa Indonesia. Tentang kepemimpinan negara, pendidikan, kesehatan, aturan kesehatan, dan lainnya di negara Kesatuan Indonesia telah disatukan di dalam UUD 1945.
“UUD 1945 ikatan perbedaan bangsa. Tujuannya untuk mengatur yang hidup di negara Indonesia. Diatur semuanya di UUD 1945. Seperti kepemimpinan negara, pendidikan, kesehatan, aturan kesehatan, tentang beribu masalah lain di negara Kesatuan Negara Indonesia, lalu disatukan di dalam UUD 1945,” tambahnya.
Ia mengungkapkan, di dalam UUD 1945, jumlah pasal ada 73, 194 ayat dan 22 bab, diantaranya mengatur tentang agama, Pendidikan, Kesehatan, dan lainnya.
“Semua telah diatur dalam UUD, agar semua hak dan kewajiban sama diikat dalam UUD 1945. Maka kehidupan akan nyaman dan damai, tidak ada yang merasa jadi hebat. Tatap ada aturan di dalam UUD 1945. Misalnya, kepemimpinan diatur dalam UUD 1945. Tidak boleh hidup seenaknya, agar masyarakat tertib,” jelasnya.
Sementara pilar yang ke empat adalah NKRI, merupakan bentuk negara yang sudah final. NKRI adalah bagian tak terpisahkan sebagai alat pemersatu bangsa yang tertuang dalam empat pilar MPR RI. Tutupnya. (Red).









